Kisah ini di tulis oleh Kakak qhu,,, Hnya ajah endingnya qhu ubah,,, Izin ya kak...(^_^)
OPPA
Author: syasa adinda
Maint cash: - ika
- Eldo
Genre: sad romance
Note: cerita ini diangkat dari kisah nyata, sahabat ku. mungkin
dengan publishnya cerita ini dapat menyarankan sesuatu untuk nya.
Dimohon kritik dan sarannya…
no bash !!! no plagiat!!
*winda prov*
Lihat aku baik-baik. Merasakan kepedihan itu melelahkan, Kupikir ini
terlalu mengalir, kau selalu seperti itu padaku. Datanglah padaku, itu
karena aku suka saat kau tersenyum Ayo kita lewati bersama, jangan
berjalan ke jalan yang sulit, Itu tak mudah, benar kan?
“ika…” sapa seseorang..
“eh… eldo” jawab ku.
“kenapa murung emm?” Tanya nya pada ku.
“ga apa-apa kok” elakku.
“jangan cemberut…. Senyum dong”
“lagi ada masalah aja, nih” jelasku sedikit melirik nya.
“mau ku kasi satu rahasia?”
“rahasia apa ?” Tanya ku.
“jalani hidup dengan senyuman. Tarik nafas dalam-dalam, kemudian
tersenyumlah. Maka semua bebanmu akan berkurang. Walau engga semuanya”
jelasnya pada ku.
“benarkah, baiklah akan ku coba”
Walaupun aku makan atau tidur, aku tetap memikirkanmu seperti gila.
Bagaimana bisa, bagaimana bisa aku jatuh cinta padamu? Itu agak aneh.
Satu dua tiga, kau tersenyum dan kupikir aku kehilangan nafasku. Dengan
menatap senyummu, aku akan bersama cinta setiap hari. Selamanya. Kenapa
kau tidak menghentikanku? Kenapa kau tidak mengabaikanku saja? Aku
merasa murung dan heran, tetapi hatiku tetap mendengarkanmu.
Aku telah melalui malam, malam lain, dan malam lainnya lagi.
Ingatanku berangsur-angsur menjadi buram. Tetapi kau selalu tetap di
hatiku dan di senyum mataku. Kau satu-satunya selamanya.
Hari ini kutatap langit dengan pandangan kosong. Aku mencoba
membayangkan wajahmu pelan-pelan. Bibirmu, matamu sangat indah hari ini.
Aku mengatakan ke diriku bahwa aku harus melupakanmu. Aku tetap
mengatakan ke diriku aku tidak bisa melihatmu lagi. Tapi kau adalah
satu-satunya untukku. Tak bisa orang lain lagi. Akankah kamu menerima
hatiku sekarang?
Haruskah aku memberitahumu bahwa aku mencintaimu? Apakah kau tahu
bagaimana yang kurasakan saat aku melihatmu setiap hari? Jika kau berada
di sisiku, aku tidak butuh apa-apa lagi. Akankah kau ada di sisiku?
Haruskah aku mengejarmu? Aku ingin tahu apa yang kau rasakan
tentangku. Itu satu-satunya hal yang aku butuhkan. Aku tidak dapat
membayangkan hari tanpamu. Akankah kau menerima perasaanku untukmu?
Aku mencoba mengingat segalanya yang kau lakukan untukku di waktu
lampau. Apakah kau tahu bagaimana yang kurasakan saat aku menatapmu
setiap hari? Jika kau berada di sisiku, aku tidak butuh apa-apa lagi.
Akankah kau tetap di sisiku dan melindungiku?
Akankah kau memberitahuku bagaimana yang kau rasakan tentangku? Aku
cinta kamu. aku cinta kamu lebih dari siapapun di dunia ini. Jika kamu
memberikan cinta ini aku tidak akan membutuhkan apapun. Kau cukup
bagiku. Haruskah aku mencari keberanian untuk mengakuinya padamu? Aku
mau tahu apa yang kau rasakan tentangku sekarang juga. Aku tak
menginginkan orang lain.
Aku tak bisa hidup seharipun tanpamu. Aku hanya mencintai satu orang. Orang yang aku cintai adalah dirimu.
Karena aku tak menyesal telah mencintaimu, jadi ambil saja kenangan
yang baik. Aku bisa menahannya dengan berbagai cara. Aku bisa berdiri
dengan berbagai cara. Kau harus bahagia jika kau seperti ini. Hari demi
hari, berangsur angsur menghilang.
“siapa wanita ini?” Tanya ku saat melihat salah satu komentarnya di jaringan social miliknya.
“dady?? Kiddy??” jelasku lagi sambil terus membacanya.
“I love you” suara ku meniggi saat membaca kalimat terakhir.
Ku banting handphoneku, dan mulai menghempas tubuhku diatas ranjang. “ARRGGHHHH” erang ku,
Seperti arus hatiku hancur, Seperti angin hatiku berguncang, Seperti
asap cintaku memudar. Tak pernah terhapus seperti tato, Aku
menghembuskan nafas dalam dan getar tanah. Hatiku penuh dengan debu.
kukira aku tak akan bisa hidup walaupun hanya sehari tanpamu. Aku
mengharapkan perkiraan sia-sia tapi sekarang tak berguna.
Setiap hari aku juga berlatih menyembunyikan airmata dibalik
senyumku. Tapi tampaknya suaraku yang gemetar membuatnya terlihat jelas.
Aku bahkan tak bisa bernapas dan hanya mencari dirimu, tanpa tahu kapan
akan menyerah. setiap hari aku berlatih seolah tidak ada yang terjadi
tapi tampaknya aku tetap tak bisa melupakanmu. Kapan aku akan
melupakanmu? Bodohnya, kurasa aku mencintaimu begitu bodohnya Aku bahkan
tak bisa memimpikan cinta yang lain. Hanya kamu, Aku bodoh hanya tahu
dirimu, apa yang mesti kulakukan? Tampaknya aku tak bisa menghapusmu
karena kau terukir lebih dalam dibandingkan bekas luka dalam hatiku.
“eldo…”
“emmhh..” jawabnya
“boleh ku mnegtakan sesuatu?” Tanya ku
“ne.. tentu saja”
“emmm.. sebenar-“ kalimat ku terpotong dengan deru suara seseorang.
“hai el, ngapain disini” Tanya pria itu sambil menyapa eldo.
“ah… ga ada, cuman lagi gabung aja sama ika” jawabnya
“ohh…. Tau gak, banyak cewek yang suka sama lo el” jelas temanya itu.
“ah.. apa ia? “ Tanya eldo ragu.
“iaaa.. makanya bawa cewek mu kesini.”
“hahaha.. nnt lah ku bawa cewek ku kemari ya” jawabnya
DEG’
‘jadi dia sudah punya pacar?’ gumamku dalam hati.
“oh iia, tadi ika mau ngomong apa?” Tanya nya pada ku.
“eh… ohh itu.. g jadi kok”
“tapi tadi-“ ku potong kalimat dengan cepat.
“aku pergi dulu.. permisi” jawabku pergi meniggalkannya.
kemanapun kau pergi, apapun yang kau lakukan, kuharap kau hanya
memikirkanku. Katakanlah pengakuan cintamu hanya padaku. Semoga kamu
akan menjadi cintaku, menjadi satu-satunya cintaku, akan tetap berada
disisiku. Aku punya banyak perasaan untuk kutunjukkan padamu tapi aku
tidak tahu bagaimana memulainya. Tanpa alasan, hatiku sudah tidak sabar.
Jadi meskipun aku tampak canggung, terimalah pengakuanku. bisikanlah
cinta untukku dengan manis seperti cokelat.
“apakah itu wanitanya?” Tanya ku seraya mengarah keluar jendela café ini.
Kulihat eldo tengah tersenyum hangat menggenggam kedua tangan seorang
wanita yang tak ku ketahui namanya. Mereka begitu mesra sampai-sampai
eldo membelai rambutnya. Dan mengusap kedua pipinya. Tak lupa ku lihat
pemandangan, membuat mataku panas. Dia mengecup kening wanita itu dan
memeluk hangat tubuhnya.
“kenapa bukan aku?” Tanya ku dalam tangis.
“harusnya itu aku” gumamku lagi.
Tuhan, Tolong keringkan airmataku. Cinta itu begitu kuat, aku
pasti tidak mabuk, namun Sekarang saja, aku terjatuh, aku sudah
terjatuh. Aku tidak tahu itu akan berubah seperti ini, Seharusnya aku
tidak bertemu denganmu. Kau bermain-main denganku, dan merasukiku dengan
murah senyummu. Apa yang bisa aku lakukan sekarang? Terjebak sendiri
dalam kerinduan. Rasanya seperti sebuah jalan kosong yang ditinggalkan.
Aku mungkin tak bisa melakukannya, aku mungkin tidak mau. Aku bahkan
tidak bisa melupakan, jadi aku akan hidup dengan kenangan. Tapi mengapa
aku tidak bisa, mengapa aku seperti ini. Mengapa air mataku semakin
banyak seiring waktu. aku tidak pantas mencintai seseorang sepertimu,
jadi maafkan aku. aku orang yang menginginkanmu, walau aku tidak tahu
apa aku bisa membuatmu tersenyum. Karena kesempatan untuk memberitahumu
tidak pernah datang lagi. Jika aku memanggilmu, rasanya seperti kamu
akan datang berlari kepadaku seperti biasa jadi aku hampir memanggil
namamu.
Ku lihat dengan sekilas foto di samping mejaku.
Terlihat dua orang dengan senyum bahagia. Aku dan dia, dia eldo.
Pria yang merengut hatiku dari dulu hingga saat ini,Aku gak sanggup melihat kamu dengan dia,
Pisau yang dri tadi ku pegang ini tlah siap menusuk tepat di lengan ku....
END’
awas pisaunya, >o<
BalasHapuskalo bukan dia, masih banyak kog pria lain yg lbh tampan dari dia. aku salah satu contohnya :p santai mas bro. aku tau kau sedih, saki hati, panas dalam. minum adem sari.